Bali dan selancar adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Sebagai destinasi selancar kelas dunia, Pulau Dewata tidak pernah berhenti melahirkan talenta-talenta hebat di atas ombak. Namun, di era modern ini, bakat alam saja tidak lagi cukup untuk memenangkan persaingan di level internasional. Oleh karena itu, KONI Bali mulai mengintegrasikan teknologi tinggi ke dalam program kepelatihan mereka dengan memanfaatkan sensor laut guna membedah “ilmu ombak” secara lebih presisi.
Selancar sering kali dianggap sebagai olahraga yang sangat bergantung pada keberuntungan alam. Padahal, jika dipelajari secara mendalam, ada pola-pola ilmiah yang bisa diprediksi. Penggunaan teknologi sensor laut di titik-titik pelatihan utama memungkinkan para pelatih dan atlet untuk mendapatkan data real-time mengenai ketinggian ombak, kecepatan arus, hingga interval antar-gelombang. Data inilah yang kemudian digunakan untuk menyusun strategi yang lebih matang sebelum peselancar masuk ke air.
Keterlibatan KONI Bali dalam digitalisasi olahraga selancar ini merupakan terobosan besar bagi dunia sport science di Indonesia. Dengan sensor yang terpasang, setiap pergerakan air dapat dianalisis melalui perangkat lunak khusus. Hal ini sangat membantu para peselancar untuk memahami kapan waktu terbaik untuk mengambil ombak (takeoff) dan bagaimana memposisikan diri agar mendapatkan dorongan maksimal dari tenaga air. Tanpa bantuan data, seorang atlet mungkin hanya mengandalkan intuisi yang bisa saja meleset karena faktor kelelahan atau perubahan cuaca yang mendadak.
Selain memantau kondisi alam, teknologi ini juga membantu dalam memantau performa fisik atlet itu sendiri. Data dari laut disinkronkan dengan perangkat wearable yang dikenakan oleh atlet untuk melihat bagaimana tubuh mereka bereaksi terhadap tekanan ombak tertentu. Dengan demikian, KONI Bali dapat menentukan porsi latihan yang tepat agar para peselancar tidak mengalami kelelahan berlebih (overtraining) namun tetap mencapai puncak performa saat kompetisi berlangsung.
Penerapan ilmu pengetahuan dalam selancar ini juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan atlet. Kita tahu bahwa ombak besar di Bali bisa menjadi sangat berbahaya jika tidak diantisipasi dengan benar. Sensor laut memberikan peringatan dini jika kondisi bawah laut mengalami perubahan ekstrem yang berisiko bagi keselamatan. Dengan informasi yang akurat, risiko kecelakaan saat latihan dapat diminimalisir secara signifikan, memberikan rasa aman bagi para atlet untuk bereksperimen dengan teknik-teknik baru yang lebih sulit.